7 Peninggalan Bukti Islam Pernah Berjaya Di Spanyol
Di benak sebagian orang, mungkin Islam hanya identik dengan wilayah Timur Tengah ataupun Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, ataupun Brunei Darussalam. Tapi sejatinya, sejarah mengukir bahwa Islam pernah berjaya di daratan benua Eropa, salah satunya di Andalusia yang sekarang disebut sebagai Spanyol.


Wilayah Spanyol kala itu disebutkan telah diduduki umat Islam pada zaman Khalifah Al-Walid (705-715 M), salah seorang khalifah Bani Umayah yang berpusat di Damaskus. Dalam penalukan Spanyol, ada seorang panglima yang diketahui sangat berjasa dan berpengaruh.

Ialah Tharif bin Malik atau lebih dikenal sebagai Thariq bin Ziyad tercatat mampu menguasai kota-kota penting di Andalusia, Spanyol kala itu seperti Cordova, Granada dan Toledo. Maka tak heran, di seputaran kawasan inilah bukti-bukti kejayaan Islam di Spanyol yakni gedung hingga istana cantik yang masih kokoh berdiri masih bisa dilihat dan dirasakan hingga sekarang.

Apa saja bukti kejayaan Islam di Spanyol? Menghimpun berbagai sumber, Kamis (05/08/2019) berikut ulasan singkat tujuh bukti kejayaan Islam di Spanyol. 

1. Masjid-Katedral Cordoba


Awal di bangunya tempat ini adalah pada tahun 600 M, Awal mulanya tempat ini adalah sebuah gereja besar atau gereja Katerdal Cordoba, sebelum akhirnya bangunan ini menjadi sebuah masjid yang di gunakan sebagai tempat ibadah umat muslim. Ketika Islam berhasil menaklukkan Spanyol, maka gereja ini berubah fungsi menjadi masjid. Pada tahun 785 M Masjid Cordoba di bangun oleh abdurrahman I Kemudian mengalami pembesaran yang di lakukan oleh penerus generasinya.

Di gerbang utama masjid ada menara yaitu Torre de Alminar, dengan tinggi sekitar 93 meter. Kemudian pada abad 16, sebuah katedral dibangun tepat di tengah-tengah masjid, dan diberi nama ‘Mezquita-Catedral’. Tapi setelah Reconquista, sekarang bangunan ini disebutkan sudah berfungsi seutuhnya sebagai gereja Katedral.

2. Istana Alhambra


Pernah mendengar judul drama Korea Memories of Alhambra, yang dibintangi oleh Hyunbin, Park Shin Hye dan Chanyeol EXO? Usut punya usut nama Alhambra ini adalah istana di daerah Granada,wilayah benteng terakhir umat islam yang berada di spanyol.Nama Alhambra sendiri memiliki arti merah yang di ambil dari bahasa Arab.

Dari namanya saja sudah bisa ditebak, istana yang lengkap dengan taman bunga ini memang hadir dengan desain interior ubin-ubin dan bata-bata berwarna merah, serta penghias dinding yang agak kemerah-merahan dengan keramik yang bernuansa seni Islami.

Istana Alhambra sangat mencerminkan budaya umat muslim kala itu, Dengan desain yang unik, di bagian luar dan dalam istana ini ditopang oleh pilar-pilar panjang sebagai penyangga dan penghias istana. Hiasan kaligrafi dan ukiran ukiran khas menghiasi dinding bagian luar itulah yang membuat istana ini begitu indah dan mengagumkan.

Sedangkan sekarang, Alhambra adalah salah satu destinasi wisata wajib di Spanyol yang mampu jadi daya tarik banyak wisatawan, termasuk umat Muslim yang ingin melihat langsung bukti peradaban Islam di Spanyol. Walau ada perubahan kecil di dalam istana, tapi secara pondasi dan bentuk istana tetap dipertahankan keasliannya hingga detik ini.

3. Toledo

Adalah salah satu lokasi yang pernah jadi ibu kota kerajaan Spanyol sebelum kedatangan bangsa Moor pada abad ke-8. Pada saat masa pemerintahan islam tempat ini pernah menjadi salah satukota di sepanyol yang sangat toleransi.mengingat bangsa Arab Tulaytullah berhasil menduduki kota ini. Di masa kekuasaan Islam, Toledo adalah lokasi di mana tingkat toleransi kehidupan beragama yang tinggi sebab di sini Yahudi, Kristen dan Islam hidup berdampingan secara harmonis.

4. Medina Azahara

Yang memiliki arti sebagai “kota yang menakjubkan”. Dulunya ini adalah kompleks ibu kota kekhalifahan Ummayad. Dibangun antara tahun 936-940, kompleks ini meliputi gedung pertemuan, masjid, kantor pemerintahan, barak, rumah-rumah kediaman, hingga taman. Pada tahun 1010 M tempat ini di tanguhkan oleh umat muslim sendiri yang di sebabkan oleh perang saudara.Meskipun tempat ini sudah terbengkalai namun tempat ini masih meninggalkan sisa sisa reruntuhan yang bisa di nikmati.

5. Aljaferia (Zaragoza)

Ialah istana sekaligus benteng yang didirikan oleh penguasa Muslim pada abad ke-9 hingga abad ke-11. Menariknya, benteng sekaligus istana ini hadir dengan eksterior kombinasi antara keperkasaan yang gagah namun juga sekaligus keanggunan.

6. Alcazaba de Malaga

Alcazaba de Malaga ini adalah julukan untuk benteng peninggalan bangsa Moor, salah satu penguasa Muslim di Spanyol. Alcazaba berasal dari bahasa Arab “al qasbah” yang artinya adalah benteng. Benteng ini dibangun pada abad ke-11. Pada bagian dalamnya terdapat taman dengan interior yang sangat cantik loh!

7. Istana Sevilla


Sebelum dikuasai oleh Islam, The Alcazar of Seville atau Reales Alcázares de Sevilla ini awalnya difungsikan sebagai benteng. Namun pada saat datangnya islam Alcazar Sevila di ubah menjadi istana kerajaan. Bangunan cantik penuh sejarah ini kini diketahui diakui sebagai salah satu Warisan Dunia UNESCO, sejak 1987 lalu. Sampai hari ini, sebagai istana tertua di Eropa, istana Alcazar Sevilla masih kerap digunakan oleh keluarga kerajaan Spanyol untuk berbagai acara resmi kerajaan loh.

Post a Comment

Previous Post Next Post